Kamis, 13 Oktober 2011

Tugas softskill perilaku konsumen

BAB I.PENDAHULUAN



Segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Kita perlu secara kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar (Hermawan Kertajaya). Segmentasi pasar sangatlah penting di dalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha. Peranan segmentasi dalam marketing :
1.                   Memungkinkan kita untuk lebih fokus masuk ke pasar sesuai keunggulan kompetitif perusahaan kita.
2.                  Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi kita di pasar.
3.                  Merupakan basis bagi kita untuk mempersiapkan strategi marketing kita selanjutnya.
4.                  Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan cara yang berbeda.
                                              



























BAB II.PEMBAHASAN



1.Definisi

Segmentasi Pasar

Membagi sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok pembeli yang khas berdasarkan kebutuhan, karakteristik atau perilaku yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang terpisah

Swastha & Handoko (1997)
mengartikan segmentasi pasar sebagai kegiatan membagi–bagi pasar/market yang bersifat heterogen kedalam satuan–satuan pasar yang bersifat homogen.

Pride & Ferrel (1995)
mengatakan bahwa segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli.

Pride & Ferrel (1995)
mendefinisikan segmentasi pasar sebagai suatu proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok–kelompok pasar yang terdiri dari orang–orang yang secara relatif memiliki kebutuhan produk yang serupa.
Ada lagi pendapat Swastha & Handoko (1987) yang merumuskan segmentasi pasar adalah suatu tindakan membagi pasar menjadi segmen–segmen pasar tertentu yang dijadikan sasaran penjualan yang akan dicapai dengan marketing mix.

Menurut Kotler, Bowen dan Makens (2002, p.254)
Pasar terdiri dari pembeli dan pembeli berbeda-beda dalam berbagai hal yang bisa membeli dalam keinginan, sumber daya, lokasi, sikap membeli, dan kebiasaan membeli. Karena masing-masing memiliki kebutuhan dan keinginan yang unik, masing-masing pembeli merupakan pasar potensial tersendiri. Oleh sebab itu penjual idealnya mendisain program pemasarannya tersendiri bagi masing-masing pembeli. Segmentasi yang lengkap membutuhkan biaya yang tinggi, dan kebanyakan pelanggan tidak dapat membeli produk yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk itu, perusahaan mencari kelas-kelas pembeli yang lebih besar dengan kebutuhan produk atau tanggapan membeli yang berbeda-beda. Segmen pasar terdiri dari kelompok pelanggan yang memiliki seperangkat keinginan yang sama (Kotler, 2005, p.307.)




1.1 Penetapan Target Pasar.
Proses mengevaluasi daya tarik tiap-tiap segmen dan memilih satu atau lebih segmen yang akan dimasuki.

1.2 Penempatan posisi

Mengatur produk supaya dapat menempati posisi pada benak konsumen yang jelas, khas, dan diinginkan secara relatif terhadap produk pesaing.

6. Menyusun bauran pemasaran tiap-tiap   segmen.
5. Menyusun penempatan segmen-segmen yang ditargetkan.

Penempatan Posisi di Pasar

4.   Memilih segmen sasaran
3. Mengevaluasi daya tarik masing-masing Segmen.

Penetapan Target Pasar

2.   Menyusun Profil-profil segmen
1.  Mengenali basis yang digunakan  untuk mensegmentasi pasar.

Segmwntasi Pasar

Gambar 4.1. Langkah-langkah dalam segmentasi, penetapan target dan penempatan posisi.





 

2. SEGMENTASI PASAR

 

2.1 Tingkatan Segmentasi Pasar


Pemasaran Massal ( Tanpa Segmentasi )

Pemasaran Segmen

Pemasaran Relung

Pemasaran Mikro ( Segmen Penuh )

Pemasaran Massal, yaitu memproduksi secara massal mendistribusikan secara massal, dan mempromosikan secara massal produk yang hampir sama dengan cara yang hampir sama kepada semua konsumen.

Pemasaran Segmen, Memisahkan segmen-segmen yang membentuk suatu pasar dan mengadaptasi tawarannya supaya sesuai dengan kebutuhan satu atau lebih segmen tersebut.

Pemasaran Relung, Memfokuskan diri pada subsegmen atau relung pasar yang memiliki sejumlah cirri bawaan yang khas yang mungkin mencari kombinasi sejumlah manfaat yang khusus.

Pemasaran Mikro, Praktek perancangan produk dan program pemasaran supaya sesuai benar dengan selera individu dan lokasi yang spesifik yang meliputi pemasaran lokal dan pemasaran individual.
-          Pemasaran Lokal, Perancangan merk dan promosi supaya sesuai benar dengan kebutuhan dan keinginan kelompok-kelompok pelanggan local --- kota, pemukiman, bahkan took yang spesifik.
-          Pemasaran Individual, Perancangan produk dan program pemasaran supaya sesuai benar dengan kebutuhan dan preferrensi pelanggan secara individual. Juga dinamakan pemasaran satu per satu ( one to one marketing ), pemasaran yang disesuaikan dengan ( customized marketing )kebutuhan dan pemasaran pasar yang terdiri dari satu orang  ( market of one marketing ).



2.2 Mensegmentasi Pasar Konsumen


a) Segmentasi Geografik

Segmentasi geografik membagi pasar menjadi beberapa unit
secara geografik seperti negara, regional, propinsi, kota, wilayah
kecamatan, wilayah kelurahan dan kompleks perumahan. Sebuah
perusahaan mungkin memutuskan untuk beroperasi dalam satu
atau beberapa wilayah geografik ini atau beroperasi di semua
wilayah tetapi tidak memperhatikan kebutuhan dan keinginan
psikologis konsumen.
Banyak perusahaan dewasa ini  “merigionalkan“ program
pemasaran produknya, dengan melokalkan produk, iklan, promosi
dan usaha penjualan agar sesuai dengan kebutuhan masingmasing regional, kota, bahkan kompleks perumahan.. 


b) Demografi

Segmentasi pasar demografik membagi pasar menjadi kelompok
berdasarkan pada variabel seperti  jenis  kelamin, umur, status
perkawinan, jumlah keluarga, umur anak, pendapatan, jabatan,
lokasi geografi, mobilitas, kepemilikan rumah, pendidikan, agama,
ras atau kebangsaan.  Faktor-faktor demografik ini merupakan
dasar paling populer untuk membuat segmen kelompok konsumen.
Alasannya utamanya, yakni kebutuhan konsumen, keinginan, dan
mudah diukur. Bahkan, kalau segmen pasar mula-mula ditentukan
menggunakan dasar lain, maka karakteristik demografik pasti
diketahui agar mengetahui besar pasar sasaran dan untuk
menjangkau secara efisien.


               - Umur dan Tahap Daur Hidup
               Perusahaan menggunakan segmentasi umur dan daur hidup,
               yakni menawarkan produk berbeda atau menggunakan
               pendekatan pemasaran yang berbeda untuk kelompok umur
               dan daur hidup berbeda. Misalnya, beberapa perusahaan
               makanan ringan “ciki” membuat produknya untuk konsumsi
               kaum anak-anak dan remaja.
              
               - Jenis Kelamin
               Perusahaan menggunakan segmentasi jenis kelamin untuk
               memasarkan produknya, misalnya pakaian, kosmetik, dan
               majalah. Banyak perusahaan kosmetika, yang mengembangkan
               produk parfum yang hanya ditujukan kepada para wanita atau
               kaum pria

- Pendapatan
               Pemasar produk telah lama menggunakan pendapatan menjadi
               segmentasi pemasaran  produk dan jasanya, seperti mobil,
               kapal, pakaian, kosmetik dan jasa transportasi. Banyak
               perusahaan membidik konsumen kaya dengan barang-barang
               mewah dan jasa yang memberikan kenyamanan dan
               keselamatan ekstra, sebaliknya ada beberapa perusahaan kecil
               yang  membidik konsumen dengan level social-ekonomi
               menengah ke bawah.

               -  Segmentasi Demografik Multivariasi
               Perusahaan banyak yang mensegmentasi pasar dengan
               menggabungkan dua atau lebih variabel demografik. Misalnya,
               suatu pemasaran produk yang segmentasi pasarnya diarahkan
               pada umur dan jenis kelamin.


c) Segmentasi Psikografik
Segmentasi psikografik membagi pembeli menjadi kelompok
berbeda berdasarkan pada karakteristik kelas sosial, gaya hidup
atau kepribadian. Dalam kelompok domografik, orang yang
berbeda dapat mempunyai ciri psikografik yang berbeda.

               - Kelas Sosial
                Kelas sosial ternyata mempunyai pengaruh kuat pada
               pemilihan jenis mobil, pakaian, perabot rumah tangga,
               properti, dan rumah. Pemasar menggunakan variabel kelas
               sosial sebagai segmentasi pasar mereka.

               - Gaya Hidup
               Minat manusia dalam berbagai barang dipengaruhi oleh gaya
               hidupnya, dan barang yang mereka beli mencerminkan gaya
               hidup tersebut. Atas dasar itu, banyak pemasar atau produsen
               yang mensegmentasi pasarnya berdasarkan gaya hidup
               konsumennya. Sebagai misal, banyak produsen pakaian remaja
               yang mengembang-kan desain produknya sesuai dengan selera
               dan gaya hidup remaja.
               -Kepribadian
                Para pemasar juga menggunakan variabel kepribadian untuk
               mensegmentasi pasar, memberikan kepribadian produk mereka
               yang berkaitan dengan kepribadian kopnsumen. Strategi
               segmentasi pasar yang berhasil berdasarkan pada kepribadian
               telah dipergunakan untuk produk seperti kosmetik, rokok, dan
               minuman ringan.


d) Segmentasi Tingkah Laku
Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan
pada pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka
terhadap suatu produk. Banyak pemasar meyakini bahwa variabel
tingkah laku merupakan awal paling baik untuk membentuk
segmen pasar.

               - Kesempatan
                  Segmentasi kesempatan membagi pasar menjadi kelompok
               berdasarkan kesempatan ketika pembeli mendapat ide untuk
               membeli atau menggunakan barang yang dibeli. Pembeli dapat
               dikelompokkan menurut kesempatan ketika mereka mendapat
               ide untuk membeli, benar-benar membeli, atau menggunakan
               barang yang dibeli. Segmentasi kesempatan dapat membantu
               perusahaan meningkatkan pemakaian produknya.
               Sebagai misal, Kodak menggunakan segmentasi kesempatan
               untuk merancang dan memasarkan kamera sekali pakai.
               Konsumen  hanya perlu memotrek dan mengembalikan film,
               kamera, dan semuanya, untuk diproses. Dengan
               menggabungkan lensa, kecepatan film, dan peralatan
tambahan yang lain. Kodak mengembangkan kamera versi
               khusus untuk hampir segala macam kesempatan, dari fotografi
               bawah air sampai memotret bayi.

               -Manfaat yang Dicari
               Salah satu bentuk segmentasi yang ampuh adalah
               mengelompokkan pembeli menurut manfaat yang mereka cari
               dari produk. Segmentasi manfaat membagi pasar menjadi
               kelompok menurut beragam manfaat berbeda yang dicari
               konsumen dari produk. Segmentasi manfaat menuntut
               ditemukannya manfaat utama yang dicari orang dalam produk,
               jenis orang yang mencari setiap manfaat, dan merek utama
               yang mempunyai manfaat.
               Perusahaan dapat menggunakan segmentasi manfaat untuk
               memperjelas segmen manfaat yang mereka inginkan,
               karakteristiknya, serta merek utama yang bersaing. Mereka juga
               dapat mencari manfaat baru dan meluncurkan merek yang
               memberikan manfaat itu.

               -Status Pengguna
               Pasar dapat disegmentasi menjadi kelompok bukan pengguna,
               mantan pengguna, pengguna potensial, pengguna pertama kali, dan
               pengguna regular dari suatu produk. Pemimpin pemasaran akan
memfokuskan pada cara menarik pengguna potensial,perusahaan yang lebih kecil akan memfokuskan pada cara menarik
               pengguna saat ini agar meninggalkan pimpinan pemasaran.

               - Tingkat Pemakaian
               Dalam segmentasi tingkat pemakaian, pasar  dapat dikelompokkan
               menjadi kelompok pengguna ringan, menengah dan berat. Jumlah
               pengguna berat  seringkali  hanya  sebagian kecil dari pasar, tetapi
               menghasilkan persentase yang tinggi dari total pembelian. 
               Pengguna produk dibagi menjadi dua bagian sama banyak, yakni
               separuh pengguna ringan,  dan  separuh pengguna berat, menurut
               tingkat pembelian dari produk spesifik. Sebagai  contoh, ditunjukkan
               bahwa  sejumlah 41% rumah tangga yang disurvai membeli bir,
               sebesar  87%  pengguna berat peminum  bir (hampir tujuh kali lipat
               dari pengguna ringan).
              
               - Status Loyalitas
               Sebuah perusahaan dapat disegmentasikan berdasarkan loyalitas
               konsumen. Konsumen dapat loyal terhadap merek,  toko dan
               perusahaan. Pembeli dapat dibagi beberapa kelompok menurut
               tingkat loyalitas mereka. Beberapa konsumen benar-benar loyal
               (membeli  selalu membeli  satu jenis produk), kelompok lain agak
               loyal (mereka loyal pada  dua merek atau lebih dari suatu  produk,
               atau menyukai satu merek tetapi kadang-kadang membeli merek
               yang lain).
                     Pemasar harus berhati-hati ketika menggunakan loyalitas merek
               dalam strategi segmentasinya. Pola pembelian yang loyal pada
               merek  ternyata mencerminkan sebagai  kebiasaan, sikap acuh tak
               acuh, harga yang rendah atau daftar yang telah tersedia.

2.3 Persyaratan supaya Segmentasi Efektif.

-          Terukur
-          Dapat dijangkau
-          Substansial
-          Dapat dibedakan
-          Dapat dilakukan tindakan tertentu.






3. Penetapan Target Pasar ( Pasar Sasaran )

3.1 Pasar Sasaran

Sepwerangkat pembeli yang memiliki kebutuhan dan karakteristik yang sama, yang diputuskan untuk dilayani oleh perusahaan.

1. Mengevaluasi Segmen Pasar
-          Ukuran dan pertumbuhan segmen.
-          Daya tarik structural segmen.
-          Tujuan dan sumber daya perusahaan..  
-            
2. Memilih Segmen Pasar.
-          Pemasaran tanpa diferensiasi ( Pemasaran massal ).
                     Strategi peliputan pasar dimana perusahaan mungkin memutuskan untuk mengabaikan perbedaan-perbedaan yang ada pada tiap-tiap segmen pasar, dan masuk ke pasar secara keseluruhan dengan satu tawaran.
-          Pemasaran yang terdiferensiasi.
                     Strategi peliputan pasar dimana sebuah perusahaan memutuskan untuk menetapkan beberapa segmen pasar atau relung pasar dan mendesain tawaran yang terpisah bagi masing-masing segmen.
-          Pemasaran terkonsentrasi.
                     Strategi peliputan pasar dimana sebuah perusahaan memilih untuk meraih pangsa pasar yang besar pada satu atau beberapa subpasar.

3. Memilih strategi Peliput Pasar.
-          Sumber daya yang dimiliki perusahaan.
-          Tahapan produk dalam daur hidup.
-          Homogenitas Pasar.
-          Strategi pemasaran yang dilakukan pesaing.



4. Penempatan ( Posisioning) Guna Mendapatkan Keunggulan Bersaing

Posisi Produk
Merupakan cara produk didefinisikan oleh konsumen berdasarkan beberapa atribut penting  ( tempat yang diduduki produk dalam benak konsumen dibandingkan hubungan dengan produk-produk pesaing.

Keunggulan Bersaing
Keunggulan terhadap pesaing yang diperoleh karena menawarkan kepada konsumen nilai yang lebih besar, baik melalui harga yang lebih murah atau dengan memberikan sejumlah manfaat yang lebih banyak yang dapat dijadikan alasan untuk menetapkan harga yang lebih tinggi.

Memilih Strategi Penempatan Produk ( Posisioning )
-          Mengidentifikasikan keunggulan bersaing yang mungkin.
-          Memilih Keunggulan pasaing yang tepat.
-          Mengkomunikasikan dan menyampaikan Posisi yang telah dipilih.




BAB III. PENUTUP

Manfaat dan Kelemahan Segmentasi

Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan variabel tertentu. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai 
motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif (Porter, 1991).

Manfaat yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar, antara lain:
1. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
4. Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
5. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.

Gitosudarmo (2000) menambahkan manfaat segmentasi pasar ini, sebagai berikut:
1. Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
2. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen.
3. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar.
4. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.

Sekalipun tindakan segmentasi memiliki sederetan keuntungan dan manfaat, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri, antara lain:

1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama.



Daftar Pustaka



http://bisnisukm.com/apa-itu-segmentasi-pasar.html






Nama:Oldy Himawan W
Kelas:3ea12
NPM:12209302

Tidak ada komentar:

Posting Komentar