Analisis Jurnal 1
1) Pengarang,Judul,Tahun :
Iswara A.W,Harya and Evania, Vina and Wicaksana, I Wayan, Pemilihan Lokasi Usaha Dengan Pendekatan Metode Tree Decision, 2007
2) Tema :
Memulai Suatu Usaha Baru Ditinjau Dari Segala Aspek-aspek Yang Mendukung
3) Latar Belakang Masalah :
Terkadang masalah keberlangsungan hidup suatu usaha tak hanya dipermasalahkan kepada seberapa cakap suatu pengelolaan usaha tersebut,namun juga ditilik dari posisi atau lokasi yang ditempati oleh usaha tersebut.Dengan pemilihan lokasi yang tepat tak hanya dapat menambah jumlah pendapatan dari suatu usaha namun dapat mengurangi jumlah pengeluran yang dapat ditekan sekecil mungkin seperti ongkos pengiriman barang,kedekatan lokasi usaha dengan tempat tinggal karyawan dll.Dan hal ini tak dapat dikesampingkan melihat dampak yang cukup besar dalam pengaruhnya terhadap usaha yang dijalani.Dalam hal ini pemilihan usaha dapat dilakukan dengan pendekatan metode tree decision.
- Fenomena:
Tree decision adalah salah satu cara yang dapat digunakan dalam pengujian suatu penelusuran atas faktor utama yang menunjang dari suatu kegiatan.Dari penglihatan secara garis besar ada 9 faktor yang mempengrauhi pemilihan lokasi usaha.
Kesembilan faktor tersebut adalah:
1.Space Characteristic (Kakteristik Ruang usaha)
2.Situ Characteristic (Karakteristik Lokasi)
3.Labour (Tenaga Kerja)
4.Busines Links (Kemungkinan Bisnis)
5.Transportation Access (Akses Transportasi)
6.High and Low Priority Factor in Location Decision-Making and Satisfaction with
Present Location
7.Relocation Information (Informasi Relokasi)
8.Future Plans (Rencana Jangka Panjang)
9.Access, Parking, Road/Rail/Transportation Imporvement Requirments (Perubahan Akses Jalan dan Areal Parkir)
-Penelitian Sebelumnya :
Peningkatan kinerja dengan meneliti setiap hubungan yang dapat dan akan terjadi dari setiap tindakan yang diambil dari setiap faktor-faktor yang mendukung
- Motivasi Penelitian :
Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya dan mengurangin jumlah biaya yang bisa ditekan sekecil-kecilnya dari pemilihan lokasi usaha yang tepat
4) Masalah:
Untuk mengetahui seberapa besar dampak dari pemilihan lokasi terhadap kemajuan suatu usaha dalam jangka panjang.
5) Tujuan Penelitian:
Agar dapat meneliti pertimbangan antara jenis usaha dan pemilihan lokasi yang tepat bagi usaha yang akan digeluti untuk menghindari kesalahan bahkan kerugian yang dapat timbul sewaktu-waktu dalam menjalankan usaha tersebut.
6) Metodologi Penelitian :
- Data Primer
- Data Sekunder
7) Hipotesis
Jadi tak hanya faktor-faktor utama yang menjadi faktor khusus dalam pemilihan lokasi suatu usaha,ada berbagai macam faktor pendukung yang hendaknya diperhatikan keterkaitannya dengan faktor utama seperti prasarana dan sarana,serta faktor eksternal.
8) Hasil dan Analisis
Meningkatkan jumlah penjualan suatu barang dan pengurangan biaya-biaya yang dapat dikurangi untuk penghematan biaya produksi suatu usaha.
9) Rekomendasi dan Implikasi
Selain menyiapkan faktor utama dalam menentukan suatu usaha,diperlukan juga suatu kejelian dalam melihat titik lokasi sebuah usaha yang dalam kedepannya akan berkembang.
Sumber Jurnal:
Analisis Jurnal 2
1) Pengarang, Judul, Tahun
Oswari,Teddy and Wahyuni Bastias,Sri , Anjak Piutang Sebagai Alternatif Permodalan Usaha Kecil Menengah Dengan Penetapan Dua Metode Biaya Bunga, 2007
2) Tema :
Memulai Suatu Usaha Baru Ditinjau Dari Segala Aspek-aspek Yang Mendukung
3) Latar Belakang Masalah :
Permodalan mungkin adalah satu dari sekian banyak factor yang mendukung bahkan terbilang penting dalam memulai suatu usaha,maka pemilihan cara mendapatkan modal dan pengembalian modal yang dipinjam sangatlah penting mengingat agar tidak mengaganggu kelangsungan dari pendapatan yang diperoleh usaha tersebut.Dari jenis pendanaan yang banyak dikemukakan,maka dipilihlah satu jenis pendanaan yang mungkin tak asing bagi sebagian wirausahawan yakni anjak piutang.Dan dengan penetapan dua metode biaya bunga diharapkan pendanaan modal bagi usaha baru kecil menengah/UKM dapat berjalan lancar sehingga mampu menaikan jumlah ukm-ukm diindonesia dan memajukan perekonomian serta tingkat kesejahteraan bagi mereka.
- Fenomena:
Mengingat bahwa 30% masalah umum yang dihadapi UKM di indonesia adalah sulitnya memperoleh permodalan,dan atas meningkatnya geliat perekonomian diindonesia dewasa ini maka dijelaskan cara mendapatkan alternatif dana permodalan dalam bentuk anjak piutang.
- Penelitian Sebelumnya :
Dalam beberapa tahun belakangan ini terjadi kenaikan tingkat ukm diindonesia namun tingkat kenaikan itu terkadang tidak dibarengi dengan jumlah modal yang mereka miliki.
- Motivasi Penelitian :
Memberitahukan tata cara,resiko,dan metode yang akan dijelaskan secara terperinci untuk menambah pengetahuan peminjam kredit agar mengerti kemampuan mereka kelak memilih jenis usaha dan seberapa besar mereka akan mampu mengembalikan modal yang dipinjam
4) Masalah :
Membandingkan dua metode biaya bunga yang digunakan dalam anjak piutang.
5) Tujuan Penelitian :
Memberitahu bagaimana kemudahan dan manfaat yang diberikan anjak piutang bagi permodalan UKM sehingga mampu menjadi alternatif pengadaan sumber modal kerja dan managemen kredit.
6) Metodologi Penelitian
- Data Primer
Data yang digunakan dalam penulisan ini diambil dari PT. IFI yaitu berupa folmulir permohonan fasilitas yang didalamnya berisi persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi UKM untuk menjadi client dair PT. IFI ini.Data lainnya berupa mekanisme transaksi anjak piutang antara client (penjual),customer (pembeli/debitur) dan PT.IFI sebagai perusahaan factoring.Juga data piutang usaha pada CV. Handizah periode 2004,2005,2006 sebagai variabel penetapan perhitungan biaya bunga dengan dua metode biaya bunga
7) Hipotesis
Manfaat mekanisme anjak piutang dapat memanfaatkan piutang usaha untuk memperoleh fasilitas pembiayaan dari anjak piutang,dimana dana yang diperoleh dapat berguna untuk mengatasi “cashflow mismatch” karena membesarnya kebutuhan modal kerja
8) Hasil dan Analisis
.Persyaratan yang pengajuan anjak piutang pada PT.IFI yaitu calon client harus mengisi folmulir permohonan fasilitas yang terdiri dari bagian identitas pemohon client,menyetujui dan memenuhi bagian pernyataan pemohon serta melampirkan persyaratan lampiran sebagai bukti penunjang
9) Rekomendasi dan Implikasi
Sebagai calon client hendaklah membaca semua persyaratan dengan baik dan jelas,serta bertanggung jawab atas apa yang telah disepakati oleh kedua belah pihak
Sumber Jurnal:
Analisis Jurnal 3
1) Pengarang, Judul, Tahun
Budiman, Kewirausahaan Bagi Kelompok UPPKS-PROKESRA, 2002
2) Tema :
Memulai Suatu Usaha Baru Ditinjau Dari Segala Aspek-aspek Yang Mendukung
3) Latar Belakang Masalah :
Dengan mengetahui apa arti kewirausahaan itu sendiri diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan yang tinggi.Sikap yang dimaksud adalah Meet,Learn dan Multiply.Dengan mempelajari sikap dasar dari wirausahaan tersebut maka dapatlah dikembangkan melalui berbagai wadah-wadah sosial yang tersedia didalam masyarakat.Contoh yang diambil disini adalah Kelompok UPPKS-Prokesra.
- Fenomena:
Kelompok UPPKS-Prokesra adalah kelompok dengan anggota ibu-ibu peserta keluarga berencana,dengan membina mereka diharapkan dapat menjadi stimulan dalam menjalankan usaha.Didalam UPPKS-Prokesra sendiri ada program dana bagi usaha anggota kelompok dimulai dari Rp. 20.000,- hingga Rp. 320.000,- perorang anggota kelompok.
- Penelitian Sebelumnya :
Peningkatan kesejahteraan yang diharapkan bagi setiap anggota kelompok UPPKS-Prokesra
- Motivasi Penelitian :
Sebagai penguatan stimulan pemahaman dasar tentang apa itu wirausahaan dan bagaimana dunia didalamnya,sehingga para anggota UPPKS-Prokesra mengerti bagaimana dan apa yang akan mereka lakukan nantinya didunia usaha nantinya.
4) Masalah :
Penguatan pola pikir mereka tentang wirausahaan itu sendiri dan bagaimana cara mengatasi masalah yang mungkin timbul nantinya serta penguatan pemahaman dasar setiap anggota kelompok terhadap apa yang mereka jalani didalam dunia usaha
5) Tujuan Penelitian :
Peningkatan kesejahteraan dalam program-program yang dijalankan oleh UPPKS-Prokesra bagi para anggota kelompok yang berada dibawah binaan mereka.Tak disangkal dengan meningkatnya pola pikir mereka maka terjadilah peningkatan kesejahteraan mereka sehingga meningkatkan perekonomian diindonesia secara langsung.
6) Metodologi Penelitian
- Data Primer
Pola arus kas Aset
Pola arus kas Liabilitas
- Data Sekunder
7) Hipotesis
Adanya pengaruh besar pola pemasukan dan pengeluaran terhadap pola arus kas bagi orang miskin,menengah dan kaya
8) Hasil dan Analisis
Dengan mengetahui sistem dasar pemasukan dan pengeluaran,setiap dana yang masuk dan keluar dapat dikelompokan menjadi beberapa pola arus kas miskin,menengah dan kaya.Dapat pula disaksikan bahwa pembeda antara miskin,menengah dan kaya adalah dari pemasukan,sistem keluaran,jumlah aset dan liabilitasnya.
9) Rekomendasi dan Implikasi
Dengan mengetahui rumusan dasar dari finansial,diharapkan steiap anggota mampu mengembangkan dirinya masing-masing dalam kegiatan ekonomi di masa mendatang.
Sumber Jurnal :








Tidak ada komentar:
Posting Komentar