Etika Bisnis (terdiri dari 2 kata) :
1. Etika
2. Bisnis
Diminta :
* Buatlah arti dan pengertian dari Etika tersebut berikut contohnya !
* Buatlah arti dan pengertian dari Bisnis tersebut berikut contohnya !
ETIKA
Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan.
Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Jadi, secara etimologis (asal usul kata), etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K.Bertens, 2000).
Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlaq); kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlaq; nilai mengenai nilai benar dan salah, yang dianut suatu golongan atau masyarakat. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1989) Etika adalah suatu ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran moral tertentu atau bagaimana kita harus mengambil sikap yang bertanggung jawab berhadapan dengan pelbagai ajaran moral.
Contoh : Didaerah jawa terutama jawa tengah , kita harus membungkukkan badan ketika sedang lewat atau berjalan kaki didepan orang lain, terutama yang lebih tua.etika ini berlaku dengan maksud sebagai symbol penghormatan
BISNIS
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Arti bisnis diungkapkan oleh T. Chwee (1990), menurutnya bisnis merupakan suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.
Berikut ini merupakan beberapa ciri bisnis :
1. Kegiatan individu atau kelompok.
2. Terorganisasi (adanya manajemen).
3. Memproduksi barang atau jasa.
4. Menciptakan nilai.
5. Produksi dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
6. Melakukan transaksi pertukaran.
7. Mendapatkan laba (keuntungan) dari kegiatannya.
Contoh : Laundry Antar Jemput
Saat mendengar usaha laundry tentu Anda berfikir bahwa ini bukan sama sekali salah satu contoh usaha modal kecil. Karena memang untuk mendirikan usaha laundry dibutuhkan modal yang relatif besar terutama untuk membeli meisn cuci yang berkualitas baik. Namun idenya bukan mendirikan usaha laundry, melainkan menjadi jasa antar jemput cucian yang diterima oleh sebuah usaha laundry.
Caranya adalah Anda bisa mengajak teman atau saudara Anda yang mempunyai waktu luang atau memang belum bekerja untuk mendatangi sebuah usaha laundry yang sudah cukup besardi kota Anda. Bicarakan dengan pemilik usaha laundry bahwa Anda akan mengantar atau mengambil pakaian dari pelanggan. Di satu sisi hal tersebut akan memberikan keuntungan bagi Anda dengan menjual jasa antar jemput laundry. Sedangkan di sisi lain juga mengunungkan pengusaha laundry karena menambah nilai usaha karena menawarkan layanan antar jemput.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar